Hallo udah lama nih gue gak nulis di sini, kali ini gue punya cerita
soal sepakbola, tapi bukan soal pemain, pertandingan ataupun hasil
pertandingannya. Yang mau gue ceritain kali ini adalah soal "Fans".
You
know lah fans itu bagian dari klub sepakbola. Fans juga bisa berperan
dalam maju atau tidaknya sebuah klub. Tapi bagaimana dengan fans yang
suka ganti-ganti tim dukungan ?
Mungkin kalian juga
sering liat banyak banget fans "karbitan" di sepakbola. Rata-rata sih
mereka ngelakuin itu gara-gara timnya sukses dalam waktu singkat dan
banyak beli pemain bintang. Mereka biasanya cuma tau beberapa pemain
doang. Enaknya jadi mereka itu apa coba ?
Yang paling
menarik gue pernah ketemu orang-orang yang ngakunya fans Manchester
City. You know lah gue adalah fans Manchester United yang jelas-jelas MU
itu tetanggaan ama City. Kejadian menarik itu dimulai dari musim
2011-2012, Gue sebagai penggila Manchester United udah kebal banget di
bully sama orang pas MU kalah. Tapi yang bikin gue kaget kenapa pas MU
kalah 1-6 banyak yang ngebully gue di sekolah yang ngakunya dia fans si
biru. It`s oke kalo gue di bully sama fans Liverpool toh mereka adalah
rival berat MU. Berawal dari pas jam istirahat, seperti biasa gue sama
temen-temen jajan di kantin sekolah, pas enak-enaknya jajan di kantin
sambil becanda sama temen-temen dana yang nyeletuk ngebully gue soal
kekalahan 1-6 di OT. Tadinya gue mau balik bully lagi tuh orang. gue tau
dia pernah bilang ke gue kalo dia itu fans Barca. tapi pas gue tanya
"Apa urusannya MU sama Barca pas MU kalah 1-6 ?" dan seketika dia jawab
"Gue respect ke City dan suka sama Barca" dan pada waktu itu juga gue
cuma bisa ketawa dan gak balik bully dia. Emang ada hubungan apa City
sama Barca sampe fansnya bisa dukung 2 tim itu dalam hidupnya. hehehe.
Awalnya sih bilang respect tapi mungkin dia bakalan suka sama City deh
dan itu terbukti pas gue liat foto profil FB, Status FB dia udah mulai
ngabahas City :p
Kejadian menarik soal fans si biru ada
lagi nih, masih ada hubungannya sama Barca. Temen gue (gak usah
disebutin namanya). Gue gak tau dia ngerti bola apa enggak tapi yang
jelas dia itu kalo nanyain bola ke gue pasti cuma Barca sama Messi. Udah
ketebak banget kan dia itu gimana ? hehehe
Singkat
cerita pas Derby Manchester di Etihad musim kemaren kan MU menang tuh.
Gue udah gak sabar balik bully fans fans si biru di sekolah. Sebelum bel
masuk gue biasa nongkong di koridor lantai 2 sekolah gue sama
temen-temen gue. Selain gue penggila MU, Gue juga doyan sama yang
namanya ngchant. Pas itu juga gue ngchant beberapa chant yang tujuannnya
ngejek kekalahan si tetangga di Etihad hari sebelumnya sama temen gue.
Dan yang gue kaget orang yang sering nanyain Barca sama Aliennya itu
malah bilang " MU menang karena beruntung " dan gue bales jawab " Kan lu
fans Barca emang ada urusan ? " dan dia jawab "Gue sekarang fans City "
. Helooooo gue ketemu 2 orang yang ikrar jadi fans City di depan muka
gue langsung. It`s a joke !!
Dari kejadian itu gue ambil benang merah, kalo fans City di Indonesia itu kebanyakan karbitan dan dunia tau itu :)))
terimakasih !
Senin, 08 Desember 2014
Rindu Yang Tak Pernah Usang
Pagi itu, saat ku buka mata
kuihat sinar
mentari yang begitu mempesona
Teringat akan
sosok yang selalu ku cinta
Yang selama
ini membuat hariku bahagia
disetiap
lamunanmu terselip namamu
merasuk
hingga relung jiwaku
Rindu yang
semakin menggebu
berharap
kita akan cepat bertemu
Tentang
Rindu yang tak pernah usang
Tentang
Cinta yang tidak pernah terganti
Kau
ajarkanku tentang arti kerinduan dan kasih sayang
Meski ada
jarak yang membatasi
Kaulah
sosok yang sempurna untukku
mengisi
tesiap bilik jantungku
semoga
rindu ini cepat terobati
dengan
bertemu denganmu, wahai pujaan hati.
Untuk Sahabatku Yang Jauh Di Sana
Segelas kopi hitam menyambut pagiku
di hari yang begitu cerah ini, sejak terbangun dari tidurku tadi malam, aku
terbangun bukan karena alarm handphone tapi
terbangun oleh rasa rindu kepada kalian sahabatku yang saling berjauhan satu
sama lain. Untuk sahabatku yang jauh disana, Aku membuat sebuah tulisan ini
untuk melepas kerinduanku kepada kalian.
Tidakkah kalian merasakan kerinduan
yang sama denganku ? kerinduan akan kebersamaan kita yang selalu kita jaga,
kerinduan akan canda tawa yang selalu menjadi obat dikala hati dilanda rasa
sedih dari masalah hidup yang melanda, kerinduan saat menghabiskan waktu
bersama dengan berjuta hal yang selalu menjadi bagian terindah dari
persahabatan kita.
Persahabatan kita sudah terjalian
sejak lama, seperti halnya kehidupan yang pasti diwarnai oleh konflik dan itu
pernah menjadi bagian persahabatan kita. tapi kita selalu memiliki cara untuk
terus bisa menyelesaikan konflik itu karena kita sadar kalau kita bukan hanya sekedar
teman tapi sahabat yang saling membutuhkan.
Ingatkah kalian saat kita beradu argument dari sebuah masalah dan kita
semua menyelesaikan masalah itu bersama-sama berbalut candaan khas kita ?
bukankah itu hal yang pasti kalian rindukan saat kita saling berjauhan seperti
sekarang ini ? Pasti kalian pernah merasakan “ejekan” dari seorang sahabat saat
tim kesayangan kalian kalah atau kalian kalah saat bermain Video Game ? tapi kita tak pernah bisa marah bukan ? karena kita
tahu bahwa seorang sahabat selalu bisa memaafkan kesalahan sahabat kita
sendiri. Itulah hal yang selalu aku rindukan saat ini.
Kini persahabatan kita mulai
terpisah oleh jarak. Saling berjauhan, memiliki teman baru, dan berada di lingkungan
baru. Di tempat baruku ini aku tidak bisa menemukan teman sebaik dan kalian,
sahabatku. Aku benci saat melewati malam seorang diri atau bersama teman di
tempat baruku ini. Aku lebih ingin menghabiskan malamku bersama kalian
sahabatku walau harus tidur beralaskan tikar dan berselimut rasa dingin
sekalipun.
Waktu berjalan begitu singkat, Kini
kita harus mengejar mimpi kita masing masing demi masa depan kita yang lebih
baik. Selamat berjuang sahabatku, mari kita gapai mimpi kita bersama-sama,
Saling mendo’akan yang terbaik untuk perjuangan kita dan semoga kita semua akan
sukses nantinya.
Nyanyikanlah lagu ini “bersenang-senanglah Karena hari ini
yang akan kita rindukan, dihari nanti sebuah
kisah klasik untuk masa depan. Bersenang-senanglah karena waktu ini yang akan
kita banggakan di hari tua”. Setiap detik yang kita lalui bersama akan menjadi
salah satu kenangan terindah atau mungkin menjadi kenangan paling indah dalam
hidupku semoga kalian juga seperti itu.
Setelah
sukses nanti akan aku ceritakan kepada anak dan istriku bahwa aku pernah
memiliki kenangan indah bersama kalian. Kenangan yang tak akan pernah aku
lupakan dan pasti akan selalu aku rindukan. Semoga kalian juga seperti itu dan semoga
persahabatan kita tak akan pernah berakhir.
Dari sahabatmu yang jauh disana.
Glory Glory Manchester United
Glory, glory, Man United
Glory, glory, Man United
Glory, glory, Man United
And the reds go marching on, on, on.
Just like the Busby Babes in Days gone by
We'll keep the Red Flags flying high
You've got to see yourself from far and wide
You've got to hear the masses sing with pride
United! Man United!
We're the boys in Red and we're on our way to Wem-ber-ly
Wem-ber-ly! Wem-ber-ly!
We're the famous Man United and we're going to Wem-ber-ly
Wem-ber-ly! Wem-ber-ly!
We're the famous Man United and we're going to Wem-ber-ly
In Seventy-Seven it was Docherty
Atkinson will make it Eighty-Three
And everyone will know just who we are
They'll be singing 'Que Sera Sera'
United! Man United!
We're the boys in Red and we're on our way to Wem-ber-ly
Wem-ber-ly! Wem-ber-ly!
We're the famous Man United and we're going to Wem-ber-ly
Wem-ber-ly! Wem-ber-ly!
We're the famous Man United and we're going to Wem-ber-ly
Glory, glory, Man United
Glory, glory, Man United
Glory, glory, Man United
And the reds go marching on, on, on.
Glory, glory, Man United
Glory, glory, Man United
And the reds go marching on, on, on.
Just like the Busby Babes in Days gone by
We'll keep the Red Flags flying high
You've got to see yourself from far and wide
You've got to hear the masses sing with pride
United! Man United!
We're the boys in Red and we're on our way to Wem-ber-ly
Wem-ber-ly! Wem-ber-ly!
We're the famous Man United and we're going to Wem-ber-ly
Wem-ber-ly! Wem-ber-ly!
We're the famous Man United and we're going to Wem-ber-ly
In Seventy-Seven it was Docherty
Atkinson will make it Eighty-Three
And everyone will know just who we are
They'll be singing 'Que Sera Sera'
United! Man United!
We're the boys in Red and we're on our way to Wem-ber-ly
Wem-ber-ly! Wem-ber-ly!
We're the famous Man United and we're going to Wem-ber-ly
Wem-ber-ly! Wem-ber-ly!
We're the famous Man United and we're going to Wem-ber-ly
Glory, glory, Man United
Glory, glory, Man United
Glory, glory, Man United
And the reds go marching on, on, on.
Langganan:
Komentar (Atom)

